Para korban bersama lima rekan sebelumnya dihadang KKB dan dipisah antara orang asli Papua (OAP) dan non-OAP

Jayapura (ANTARA) - Kodim 1702/Jayawijaya mengungkap identitas tiga warga sipil yang meninggal akibat penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.


"Para korban bersama lima rekan sebelumnya dihadang KKB dan dipisah antara orang asli Papua (OAP) dan non-OAP," kata Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Inf. Ilham Datu Ramang kepada ANTARA, Rabu malam.


Ilham mengatakan tiga korban yang meninggal ialah Aprida Rapi (49), Alfonsius Albinus Meha (35), dan Willi Mbuik (25).



Ketiganya merupakan ASN dan CPNS pada Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang saat itu sedang mengantar bantuan pangan berupa bibit babi untuk masyarakat bersama lima rekan mereka.






Berdasarkan laporan yang diterima, setelah dipisahkan antara OAP dan non-OAP, anggota KKB kemudian menembak ketiga ASN tersebut hingga meninggal dunia.


Jenazah ketiga korban telah berada di RSUD Wamena. Sementara lima ASN yang merupakan rekan korban kini berada di Polres Jayawijaya di Wamena untuk dimintai keterangan.



Ilham memastikan penembakan dilakukan oleh KKB. Namun, pihaknya masih mendalami kelompok yang terlibat dalam penembakan tersebut.


"Belum bisa dipastikan KKB kelompok mana yang melakukan penembakan terhadap ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya," kata Ilham.