Jakarta -
Bekerja di perusahaan korporat Amerika Serikat mungkin impian banyak orang. Namun, pria ini memilih keluar dan menjadi petani daun kelor yang hasilnya tak kalah menguntungkan!
Perusahaan korporat di Amerika Serikat sering menjadi impian banyak orang karena menawarkan gaji dan kompensasi tinggi, serta membantu jenjang karier yang lebih baik.
Namun, tidak sedikit memilih untuk keluar dari perusahaan tersebut. Tekanan kerja yang tinggi atau keinginan meraih impian lain sering menjadi alasan utamanya.
Beberapa orang juga merasa dirinya punya keinginan memulai pengalaman baru dengan berbisnis, seperti yang dilakukan oleh pria India bernama Sagar Khare.
Sagar dulunya adalah seorang pekerja di bidang soft-engineering. Ia memilih meninggalkan pekerjaan bergaji tinggi di Amerika Serikat.
Ia kembali ke kampung halamannya di desa Kurduwadi, distrik Solapur, India, untuk menekuni dunia pertanian dan menjadikan hal tersebut sebagai mata pencaharian utamanya saat ini.
Kebetulan, orang tua Sagar memang menjalankan bisnis pertanian dengan model tradisional. Karena tumbuh di lingkungan pertanian, ia menyadari bahwa lebih baik bekerja di ladang daripada pekerjaan korporatnya, lapor Food NDTV (10/9).
Pria ini banting setir dari pekerja korporat jadi petani daun kelor. Foto: Instagram @sagarkharee77 |
"Pekerjaan saya bagus, tetapi saya lebih menikmati berada di ladang," ujarnya kepada The Economic Times.
Tanaman pertama yang ia tanam adalah moringa atau daun kelor di lahan seluas lima hektar.
Ia lalu beralih ke pertanian organik setelah menyadari adanya peningkatan biaya dan dampak buruk dari penggunaan bahan kimia serta pestisida.
Sebelum menanam moringa atau daun kelor, pria ini sudah lebih dulu menyiapkan lahannya. Sagar berupaya meningkatkan kesehatan tanah.
Ia juga meneliti tanaman mana yang dapat bertahan di musim panas daerah Solapur dengan suhu bisa mencapai lebih dari 45 derajat Celcius.
Uji coba yang dilakukan membuatnya memilih tanaman moringa sebagai salah satu yang ia budidayakan.
Ia sampai mengunjungi petani di Tamil Nadu dan Madhya Pradesh untuk memahami tanaman tersebut dan potensi komersialnya
Setelah melakukan banyak riset dan mencari ilmu, akhirnya bisnis pertanian daun kelornya membuahkan hasil yang maksimal.
selain daun kelor, pria ini juga menanam pepaya. Foto: Instagram @sagarkharee77 |
Sagar diketahui kini menghasilkan keuntungan sebesar Rs 36 lakh atau sekitar Rp663 juta dalam setahun, dari hasil pertaniannya.Sembunyikan kutipan teks
Jika dilihat dari unggahan Instagramnya @sagarkharee77, pria ini sebenarnya tidak hanya menanam daun kelor. Ia juga menanam pohon pepaya berkualitas hingga bawang merah.
Kisah hidupnya membuktikan bahwa modal pengetahuan luas, perencanaan, dan pemilihan tanaman yang tepat dapat menghasilkan suatu bisnis pertanian yang menguntungkan.

