TRIBUNJOGJA.COM-Bangun tidur biasannya menjadi waktu untuk melakukan aktivitas dengan tubuh yang lebih segar.
Namun, bagi sebagian orang, pagi hari justru diawali dengan rasa pegal, lelah dan kaku di tubuh.
Kondisi ini sering terjadi dan dapat di pengaruhi oleh berbagai kebiasaan sehari-hari.
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan tubuh terasa pegal dan Lelah saat bangun tidur antara lain:
Posisi Tidur Bisa Jadi Penyebab Utama
Penyebab tubuh terasa pegal setelah bangun tidur bisa disebabkan dari posisi tidur yang kurang tepat.
Tidur dalam posisi yang sama dalam waktu lama bisa memberikan tekanan pada otot dan persendian.
Posisi leher yang terlalu menekuk atau punggung yang tidak mendapatkan penyangga dengan baik juga dapat membuat tubuh terasa kaku ketika bangun.
Karena itu, posisi tidur yang nyaman dan sesuai dengan kondisi tubuh perlu diperhatikan.
Baca juga: 6 Manfaat Mengonsumsi Matcha bagi Kesehatan
Bantal dan Kasur Ikut Memengaruhi
Tidak hanya posisi tidur, bantal dan kasur juga memengaruhi terhadap kenyamanan tubuh selama tidur.
Bantal yang terlalu tinggi atau terlalu tipis dapat membuat posisi leher menjadi tidak nyaman.
Begitu pula dengan kasur yang terlalu keras atau terlalu empuk sehingga membuat tubuh merasa terdorong ke dalam kasur.
Kondisi tersebut dapat membuat tubuh tidak mendapatkan penyangga yang cukup sehingga rasa pegal dan lelah muncul ketika bangun.
Jarang Bergerak Bisa Membuat Tubuh Kaku
Kebiasaan kurang bergerak atau terlalu lama duduk juga dapat membuat otot terasa kaku.
Tubuh yang jarang melakukan aktivitas fisik cenderung lebih mudah mengalami ketegangan otot.
Untuk membantu mengatasinya, kamu dapat melakukan aktivitas fisik secara rutin.
Peregangan ringan setelah bangun tidur juga bisa menjadi salah satu cara sederhana untuk membantu membuat tubuh lebih rileks.
Kurang Tidur Membuat Tubuh Tidak Optimal Beristirahat
Rasa pegal juga dapat berkaitan dengan kualitas dan waktu tidur.
Tidur yang terlalu singkat, sering terbangun, atau jadwal tidur yang tidak teratur dapat membuat tubuh tidak mendapatkan waktu istirahat yang optimal.
Akibatnya, ketika bangun bukan hanya merasa pegal, tetapi juga dapat merasa lelah dan kurang berenergi untuk menjalani aktivitas.
Cara mengurangi rasa pegal
Ada beberapa kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi rasa pegal setelah bangun tidur.
Mulai dari memilih bantal dan kasur yang nyaman, memperhatikan posisi tidur, melakukan peregangan ringan, hingga menjaga tubuh tetap aktif pada siang hari.
Selain itu, menjaga waktu tidur yang cukup dan teratur juga penting agar tubuh memiliki kesempatan untuk beristirahat dengan baik.
Jangan Diabaikan Jika Terjadi Terus Menerus
Rasa pegal setelah bangun tidur umumnya dapat dipengaruhi oleh kebiasaan tidur dan aktivitas sehari-hari.
Namun, jika rasa sakit berlangsung terus-menerus, semakin berat, atau disertai keluhan lain, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan.
Memeriksakan diri kepada tenaga kesehatan menjadi langkah yang tepat untuk mengetahui penyebab keluhan secara lebih jelas.
Baca juga: Bukan Sekadar Hiburan, ini Manfaat Musik bagi Anak Usia Dini
Tubuh yang terasa pegal dan lelah setelah bangun tidur tidak selalu disebabkan oleh satu faktor.
Posisi tidur, penggunaan bantal dan kasur, kurangnya aktivitas fisik, hingga kualitas tidur dapat menjadi beberapa penyebabnya.
Dengan memperhatikan kebiasaan tidur dan menjaga tubuh tetap aktif, rasa pegal atau lelah di pagi hari dapat diminimalkan sehingga tubuh bisa memulai aktivitas dengan lebih nyaman.
(MG.Linda Aulia Rahmawati)
Contact to : xlf550402@gmail.com
Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.