- Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 2026, Lembaga Sensor Film (LSF) menyampaikan klarifikasi bagi para pelaku industri perfilman dan masyarakat terkait pembatasan genre yang tayang.

LSF menegaskan tidak akan ada pembatasan khusus terhadap genre film tertentu, termasuk film dewasa, yang akan tayang selama Ramadhan.

Sebaliknya, LSF justru mendorong para rumah produksi untuk memanfaatkan momen libur Lebaran sebagai waktu terbaik untuk merilis film-film berkualitas dari berbagai genre yang bisa dinikmati oleh seluruh anggota keluarga.

Wakil Ketua LSF, Noorca Massardi, menyatakan pembatasan konten selama Ramadhan lebih merupakan kesadaran dari masing-masing pelaku industri.

Menjawab kekhawatiran publik mengenai adanya pembatasan tontonan selama bulan puasa, LSF memastikan tidak akan ada kebijakan yang membatasi kreativitas sineas.

Menurut Noorca Massardi, semua rumah produksi (PH) tetap diperbolehkan menyensorkan film dari genre apapun, termasuk yang berklasifikasi dewasa.

"Secara global, Lembaga Sensor Film tidak bisa membatasi industri ya. Saya kira, di dalam bulan Ramadhan ataupun apapun, semua PH boleh menyensorkan film, kita tidak membatasi," kata Noorca Massardi kepada Tribunnews di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (28/1/2026).

Ia menambahkan peran LSF tetap pada fungsi pengawasan, pencatatan, dan pelaporan sesuai klasifikasi usia, bukan melakukan pelarangan.

"Saya kira masyarakat yang lebih sensitif terhadap hal-hal yang dianggap sensitif dan tidak boleh ditayangkan di bulan Ramadhan, lembaga penyiaran televisi dan juga OTT-OTT juga menyadari itu," jelasnya.

Program: Tribunnews Update
Repoter: Alivio
Editor Video: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Uploader: bagus gema praditiya sukirman

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.