TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Kota Ketapang kini bertransformasi tidak hanya sebagai ruang olahraga, tetapi juga tempat menghadirkan beragam pelayanan publik langsung bagi masyarakat, Minggu 26 Juli 2026.

Kawasan bebas kendaraan bermotor yang membentang dari Taman Kedondong hingga Simpang Tiga Jalan HOS Cokroaminoto tersebut dipadati ribuan warga. 

Masyarakat tampak antusias memanfaatkan momen akhir pekan untuk jalan santai, jogging, bersepeda, senam bersama, hingga berekreasi bersama keluarga.

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, meninjau langsung suasana CFD sekaligus menyapa warga serta memantau jalannya berbagai pelayanan yang dibuka di lokasi.

Luncurkan IKD dan Layanan Adduk Gratis

Di sela-sela peninjauan, Bupati Alexander Wilyo meresmikan peluncuran layanan Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ketapang di halaman Gedung Pancasila.

Melalui program ini, masyarakat dapat mengurus berbagai dokumen kependudukan secara lebih praktis dan cepat.

• Tertinggi di Kalbar! BMKG Catat 216 Hotspot di Ketapang, BPBD Buka Nomor Aduan Respon Cepat

Ke depan, setiap gelaran CFD akan rutin menyediakan layanan perekaman e-KTP, pengurusan Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), hingga aktivasi IKD secara gratis di tempat.

Tak hanya administrasi kependudukan, Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang juga turut membuka posko pemeriksaan kesehatan gratis di depan Cafe Nuba. 

Warga dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk mengecek tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta berkonsultasi mengenai deteksi dini penyakit tidak menular.

Geliat UMKM dan Komitmen Kebersihan Lingkungan

Pelaksanaan CFD Kota Ketapang turut menjadi angin segar bagi puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Beragam stan kuliner, minuman segar, hingga produk khas Ketapang tampak diserbu pengunjung.

Menariknya, para pelaku UMKM secara mandiri menyediakan kantong sampah di sekitar stan masing-masing sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kebersihan kawasan pedestrian.

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menegaskan bahwa Pemkab Ketapang berkomitmen terus mengembangkan CFD sebagai sarana multiintegrasi.

"Car Free Day bukan hanya ruang untuk berolahraga, tetapi juga ruang kebersamaan, ruang pelayanan, dan ruang tumbuhnya ekonomi masyarakat. Ke depan, setiap CFD akan menghadirkan berbagai pelayanan publik agar warga bisa mengurus administrasi, cek kesehatan, sekaligus menikmati ruang publik yang nyaman dan produktif," ujar Alex.

Ia menambahkan, Pemkab Ketapang juga akan terus melakukan penataan trotoar, pedestrian, dan taman kota agar wajah Kota Ketapang semakin indah, rapi, dan membanggakan. (*)

Contact to : xlf550402@gmail.com


Privacy Agreement

Copyright © boyuanhulian 2020 - 2023. All Right Reserved.